Thursday, August 23, 2007

Yesterday

Wah akhirnya liat si vivi seneng lagi setelah beberapa ari tampak murung n stress gara-gara dikerjain someone yang super isenk.. Hehe.. Tapi gue seneng masalah loe uda beres nek.. Uda getu dapet sambal Bu Rudi pulak.. Hehe.. Gue juga mo nitip pak boss ne, sekalian ama ote-ote n kekian..Hihihi.. Uda lama banget ga makan ote-ote, kekian sambal Bu Rudi, terakhir tuh taon lalu kayanya pas cowok gue pulang kampoeng… Terus denger-denger boss gue mau ke Surabaya, wah kebetulan titip ah.. Hehe.. Ote-ote here I come..Slurppp… Moga-moga si boss jadi senin depan ke sana..


Dari kemaren-kemaren ga ada kejadian yang menghebohkan jadi binun juga mau nulis apaan.. Hehe.. Tapi kalo ga diupdet bisa ditimpukin si vivi.. Sadis juga sebenernya dia.. Hehe…
Canda loh neng vivi.. Yah sehari-hari kegiatan gue paling di kantor aja. Kalo ga ada kerjaan di kantor palingan ngobrol ama jhean, vivi, xuxu ato paling ber3 kita conference an pake YM.. Eh iya xu mana kayanya mo conference pake 3? Uda di test belon? Hehe.. Kalo ga browsing ga jelas sambil nunggu jam pulang kantor. Wakaka…

Kemaren BT banget. Halte busway yang di Olimo yang mengarah ke kota ditutup. Biasa kemaren kan pulang ama si Oline, uda getu pas uda ampe mabes kita siap-siap tapi belon turun soale kemaren aja masi bisa turun di Olimo. Eh pas gue isenk tanya petugasnya, katanya yang di Olimo uda ditutup.. Oh ya uis kita turun di halte berikutnya aja di Glodok. Rencananya abis ntu mau naek lagi terus turun di Olimo yang mengarah ke Blom M (binun ga maksudnya apa?). Eh uda getu kata petugasnya ga bisa turun di Glodok.. Wekss.. Terus gimana dunk? Uda ikut muter aja.. Ya uda deh.. Akhirnya gue ama Oline ikut muter, lama bener ngantrinya pas nyampe Beos.. Kan dari mula lagi tuh, jadi harus ngisi n nurunin orang dolo.. Terus tiba-tiba kita disuruh pindah ke bis yang depan biar lebih cepet.. Ok deh, kita pindah. Terus lama banget nunggunya, mana lampu merah di beos lama, akhirnya kita bt juga di bis n kita turun di Olimo. Ude selamet ampe rumah jam 7, padahal biasanya jam setengah 7 uda ampe rumah.

Pas liat hp ga taunya si vivi ada sms, dia pikir gue uda bobo soalnya uda janjian dari siang dia mau telp gue malemnya. Ya uda gue sms dia balik n bilang baru ampe n lagi makan n mau mandi dolo, jadi kalo mau telpan tar lagi 20 menit lage.. Abis itu lanjut makan n mandi. Pas uda selese mandi nunggu si vivi. Eh uda 25 menit berlalu, koq vivi ga call yah. Jangan-jangan uda molor tuh anak.. Ya uda gue sms deh. Setelah 5 menit si vivi akhirnya telp. Ternyata bener dia uda bobok, teler katanya abis minum obat flu.. Hehe.. Suaranya teler banget loe vi.. Ya uda ngomong sedikit terus gue suruh si vivi bobo lagi (padahal gue juga mau molor, abis lagi ujan jadi dingin, enak kan tuh buat bobo kebo…) Ya uda bobo deh jam 9 sampe jam setengah 6 bangun.

Ternyata gue naek busway hari ini, halte Olimo dua-duanya uda ditutup. Halah tar gawat ne pulangnya.. Yang di glodok juga uda ditutup dua-duanya..
Bearti tar gue pulang kudu muter ke Beos n turun di mabes, baru jalan kaki ke Olimo.. Huaaaa…. Jauu n lama, so wasting time.. Hiksss… But thanks God kaki gue uda ga sakit lagi. Kemaren lusa kan mami gue ke dokter (sakitnya sama kaya gue..) n dia disuntik. Kalo gue ogah ah seyemmm, disuntik dibagian yang sakit… Hiii… Jadi gue dikasi obatnya si mami, eh baru minum sekali langsung baek loh… Hehe.. Gue uda bisa jalan normal lagi, ga kaya nenek-nenek kalo lagi jalan. Moga-moga ga kambuh lage deh..

Kisah seorang anak kecil, Kebahagiaan & 1 Dollar 11 sen

Yupz another mail from Albert

Kisah Seorang Anak Kecil



Sekitar tahun lalu, saya melayani seorang anak kecil berumur 5 tahun untuk mengisi libur musim panas sebagai Babysitter. Dan masa itu adalah pekerjaan musim panas yang paling berkesan ! Maddie dan saya selalu berjalan jalan di taman setiap hari setelah makan siang. Maddie suka bermain ayunan dan perosotan di taman itu. Walaupun masih kecil, Maddie mempunyai hati yang baik, dan dia selalu membuat saya terkejut pada kasihya terhadap orang lain. Kedua orang tuanya pun juga sama - Selalu ada damai sejahtera diantara mereka. Saya selalu bertanya, mengapa mereka sangat berbeda dari orang orang lain? Suatu hari di taman itu, saya sedang mendorong Maddie yang bermain ayunan, dan kami mendengar banyak anak anak kecil tertawa. Kami melihat ada sekelompok anak anak yang berkumpul di sebuah tempat di taman itu. Maddie menyetop ayunannya, dan ingin pergi kesana untuk melihat apa yang sedang mereka tertawakan. Kami berjalan, dan seorang anak laki-laki lari menuju Maddie dan mengatakan, "Ayo ke sini dan lihat orang perempuan aneh ini! Ia kotor dan berbau, menangis lagi!" Maddie mendorong anak laki laki itu, dan menuju ke seorang wanita yang sedang duduk di tanah. Wanita itu kelihatannya berumur sekitar 50 tahun, walaupun kemungkinan umurnya lebih muda. Karena terlihat kehidupannya sangat susah, dan anak laki-laki itu benar, orang itu berbau dan kotor. Suatu hal yang akan ku pikir akan kulakukan adalah memegang Maddie dan menyingkirkannya dari orang itu. Ketika saya mencarinya, ternyata Maddie sudah duduk di samping wanita itu, dan memegang tangan orang itu. Orang itu melihat kepada Maddie dan tersenyum. Untuk beberapa detik lamanya orang itu rasanya tidak lagi berbau dan kotor, dia cantik!! Anak-anak yang lain akhirnya meninggalkan orang itu, dan Maddie memeluk orang itu, lalu Maddie meninggalkannya. Di sepanjang jalan, Maddie menggumamkan sebuah nyanyian, dan berlompat-lompat kecil, sesuai kebiasaannya. Ia gembira, sepertinya tidak memikirkan kesusahan. Saya menunggu Maddie mengatakan sesuatu tentang wanita itu, tetapi ia tidak mengatakan sepatah katapun. Akhirnya ketika sampai di rumah, saya tidak tahan lagi. Saya menghampiri Maddie dan berkata, "Mengapa kamu lakukan itu?" Maddie bertanya balik, "Melakukan apa Julie ?" dan saya jawab, "Mengapa kamu memegang tangan dan memeluk orang itu sedangkan anak anak lain menertawainya dan menakut-nakutinya?" Maddie menatap saya dan berkata, "Julie, Yesus tidak akan memperlakukan wanita itu seperti itu. Setiap orang menertawakan dan memperlakukan Yesus seperti apa yang mereka perbuat, tapi apa yang Yesus telah perbuat ! Dia sudah mati untuk kita di kayu salib. Setiap kali saya melihat seseorang dipermalukan seperti itu, saya selalu pergi menemuinya, memeluk mereka, dan mengatakan bahwa Yesus mencintai mereka, hal itu selalu membuat mereka merasa menjadi lebih baik. Saya yang berumur 23 tahun, seharusnya lebih pintar ! Tetapi anak berumur 5 tahun ini mengetahui lebih banyak daripada saya. Dan itulah Maddie ! Yesus, datang ke dunia yang kotor dan dingin ini, ditertawakan, diludahi, tetapi Dia mati untuk kita. Saya berubah mulai hari itu, dunia terlihat berbeda, dan hal itu dikarenakan seorang anak perempuan kecil berumur 5 tahun yang telah memperlihatkan apa arti sebenarnya Kasih.


Kebahagiaan



Seorang pria berumur 92 tahun yang memiliki selera tinggi, selalu percaya
diri, bangga akan dirinya sendiri, selalu berpakaian rapi setiap harinya,
dengan rambutnya putihnya yang selalu tertata rapi meskipun dia buta,
masuk ke panti jompo hari ini. Istrinya yang berusia 70 tahun baru saja meninggal, dan mereka tidak
pernah memiliki anak, sehingga dia harus masuk ke panti jompo.

Setelah menunggu dengan sabar selama beberapa jam di lobi, dia
tersenyum manis saat seorang petugas memberitahukan bahwa kamarnya telah siap.

Ketika dia berjalan mengikuti petunjuk jalan ke elevator, petugas itu
menggambarkan kadaan kamarnya yang kecil.

" Saya menyukainya !" katanya dengan antusias seperti seorang anak
kecil yang baru saja mendapatkan hadiah seekor anjing dari orang tuanya.


" Pak, Anda belum melihat kamarnya, tahan dulu perkataan Anda " kata si
petugas.

" Hal itu tidak ada hubungannya " dia menjawab

" Kebahagiaan adalah sesuatu yang kita putuskan dari awal. Apakah aku
akan
menyukai kamarku atau tidak, tidak tergantung dari bagaimana perabotnya
diatur, tetapi dari bagaimana aku mengatur pikiranku sendiri."

" Aku sudah memutuskan untuk menyukai kamarku. Keputusan seperti itu
jugalah
yang kubuat setiap pagi setiap aku bangun dari tidurku. Untuk menyukai
apapun yang Tuhan berikan padaku hari ini."

" Aku punya sebuah pilihan, aku bisa saja menghabiskan waktuku di
tempat tidur hanya untuk menyesali kesulitan-kesulitan yang terjadi padaku
karena ada bagian tubuhku yang tidak berfungsi, atau aku bisa turun dari
tempat tidur dan berterima kasih atas bagian-bagian lain tubuhku yang masih
bisa berfungsi."

" Setiap hari adalah hadiah, meski aku tidak bisa melihat, tapi aku
masih bisa memusatkan perhatianku pada hari yang baru, dan pada semua
kenangan indah dan membahagiakan yang pernah kualami dan kusimpan."

" Hanya untuk kali ini dalam hidupku, umur yang sudah tua adalah
seperti simpanan di bank, dan aku akan menikmati dari yang telah aku simpan
selama ini."

" Jadi nasehatku untukmu adalah untuk menyimpan sebanyak-banyaknya
kebahagiaan di bank kenangan kita, dan berterima kasihlah pada
orang-orang yang telah mengisi bank kenanganmu."

Ingatlah 5 aturan sederhana untuk menjadi bahagia :

1. Bebaskan hatimu dari rasa benci

2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran

3. Hiduplah dengan sederhana

4. Memberi lebih banyak (give more)

5. Jangan terlalu banyak berharap (expect less)

Enjoy your day ..


1 Dollar 11 sen



Sally baru berumur delapan tahun ketika dia mendengar ibu dan ayahnya sedang berbicara mengenai adik lelakinya, Georgi. Ia sedang menderita sakit yang parah dan mereka telah melakukan apapun yang bisa mereka lakukan untuk menyelamatkan jiwanya. Hanya operasi yang sangat mahal yang sekarang bisa menyelamatkan jiwa Georgi... tapi mereka tidak punya biaya untuk itu. Sally mendengar ayahnya berbisik, "Hanya keajaiban yang bisa menyelamatkannya sekarang."
Sally pergi ke tempat tidur dan mengambil celengan dari tempat persembunyiannya. Lalu dikeluarkannya semua isi celengan tersebut ke lantai dan menghitung secara cermat...tiga kali. Nilainya harus benar-benar tepat.

Dengan membawa uang tersebut, Sally menyelinap keluar dan pergi ke toko obat di sudut jalan. Ia menunggu dengan sabar sampai sang apoteker memberi perhatian... tapi dia terlalu sibuk dengan orang lain untuk diganggu oleh seorang anak berusia delapan tahun. Sally berusaha menarik perhatian dengan menggoyang-goyangkan kakinya, tapi gagal.

Akhirnya dia mengambil uang koin dan melemparkannya ke kaca etalase. Berhasil !

"Apa yang kamu perlukan ?" tanya apoteker tersebut dengan suara marah. "Saya sedang berbicara dengan saudara saya."

"Tapi, saya ingin berbicara kepadamu mengenai adik saya," Sally menjawab dengan nada yang sama. "Dia sakit...dan saya ingin membeli keajaiban."

"Apa yang kamu katakan ?," tanya sang apoteker.

"Ayah saya mengatakan hanya keajaiban yang bisa menyelamatkan jiwanya sekarang... jadi berapa harga keajaiban itu ?"

"Kami tidak menjual keajaiban, adik kecil. Saya tidak bisa menolongmu."

"Dengar, saya mempunyai uang untuk membelinya. Katakan saja berapa harganya."

Seorang pria berpakaian rapi berhenti dan bertanya, "Keajaiban jenis apa yang dibutuhkan oleh adikmu?"

"Saya tidak tahu," jawab Sally. Air mata mulai menetes dipipinya. "Saya hanya tahu dia sakit parah dan mama mengatakan bahwa ia membutuhkan operasi. Tapi kedua orang tua saya tidak mampu membayarnya... tapi saya juga mempunyai uang."

"Berapa uang yang kamu punya ?" tanya pria itu lagi.

"Satu dollar dan sebelas sen," jawab Sally dengan bangga. "dan itulah seluruh uang yang saya miliki di dunia ini."

"Wah, kebetulan sekali," kata pria itu sambil tersenyum. "Satu dollar dan sebelas sen... harga yang tepat untuk membeli keajaiban yang dapat menolong adikmu". Dia Mengambil uang tersebut dan kemudian memegang tangan Sally sambil berkata : "Bawalah saya kepada adikmu. Saya ingin bertemu dengannya dan juga orang tuamu."

Pria itu adalah Dr. Carlton Armstrong, seorang ahli bedah terkenal.... Operasi dilakukannya tanpa biaya dan membutuhkan waktu yang tidak lama sebelum Georgi dapat kembali ke rumah dalam keadaan sehat.

Kedua orang tuanya sangat bahagia mendapatkan keajaiban tersebut. "Operasi itu," bisik ibunya, "adalah seperti keajaiban. Saya tidak dapat membayangkan berapa harganya".

Sally tersenyum. Dia tahu secara pasti berapa harga keajaiban tersebut...satu dollar dan sebelas sen... ditambah dengan keyakinan.

Kekayaan, kesuksesan dan kasih sayang



Another mail from Albert

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua. Wanita itu berkata: "Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut". Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, "Apakah suamimu sudah pulang?" Wanita itu menjawab, "Belum, dia sedang keluar". "Oh kalau begitu,kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suami mu kembali", kata pria itu. Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, "Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini". Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam. "Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama", kata pria itu hampir bersamaan. "Lho, kenapa? tanya wanita itu karena merasa heran. Salah seseorang pria itu berkata, "Nama dia Kekayaan," katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, "sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya.Sedangkan aku sendiri bernama Kasih-sayang. Sekarang, coba Tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu." Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. "Ohho...menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan." Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, "sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen lading pertanian kita." Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. "Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Kasih-sayang yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Kasih-sayang." Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. "Baiklah, ajak masuk si Kasih-sayang ini ke dalam. Dan malam ini, Si Kasih-sayang menjadi teman santap malam kita." Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu. "Siapa diantara Anda yang bernama Kasih-sayang? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini." Si Kasih-sayang bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho..ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan. "Aku hanya mengundang si Kasih-sayang yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga? " Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. "Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Kasih-sayang, maka, kemana pun Kasih-sayang pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Kasih-sayang, maka kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami berdua ini buta. Dan hanya si Kasih-sayang yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini."

GBU

Monday, August 20, 2007

Last Weekend

Setelah bertukar nomor ama si vivi, yang ada bukan gue yang gentayangin die tapi die yang gentayangin gue.. Hahaha.. Bayangin.. saking cintanya dia ama gue, dia telp (telp booo bukan sms yang gretong ntu..) sehari bisa 3x uda kaya minum obat.. Hihihi.. Gue seneng lagi ditelp in eloe..Hehe.. tq yah vi… Uda getu gue juga ada ngob ama xuxu n ndy.. Tadinya si plannya mau ngerjain si xuxu. Kata vivi si xuxu lum tauk no gue.. Pas gue sms xuxu, koq dia biasa aja, ga kaya orang kaget getu. Terus gue tanya xu loe tau ini sapa, eh dia bilang tau jessie kan.. Heh? Binun dunk jadinya, pas gue cari tau ternyata biangnya si vivi yang bocorin no gue.. Uda getu dia yang kasi tau, dia juga yang lupa.. Wakakaa.. Piye toh vi...

Hari Jumat gue cuman mengistirahatkan kaki di rumah.. Oh iya hobby tidur gue juga tersalurkan hari itu.. Bayangin gue tidur pas kamis jam 12, bangun jumatnya jam setengah 7 pagi. Uda getu gue makan, nonton tv sambil nyokap gue komplain, koq ga ada acara masakan ne ari ini?? Ya iya lah ini kan ari jumat mom bukan ari sabtu.. Gimana se ne si mami.. Wakakaka… Kalo anaknya libur aja disangka uda sabtu.. Kekekee…

Hari Sabtu cuman ke Gereja aja.. Cuman pas abis misa, kan bias ague mo minta ttd prodiakonnya. Baru selesai doa, tiba-tiba ada umat tereak,” kebakaran!!!!” Langsung pada keluar. Ternyata pas gedung si sebelah Gereja kebakaran.. Mana itu deket pastoran (tempat tinggal Romo-Romo).. Jadi kalo liat dari Gedung Paroki, gedung sebelah uda merah banget, uda getu banyak percikan api… Walahh umat yang laen (terutama yang cewek) uda panik, soale disebelah getu.. Gue uda cari ade gue ama temen gue takut kepisah.. Soalnya ade gue itu tanggung jawab gue… Akhirnya jadi rame banget di Gereja. Terus gue buru-buru balik soalnya takut nyokap kuatir dirumah..

Pas pulang gue sms vivi yang lagi asik dangdutan acara 17 an.. Haha.. Buset vivi tuh perhatian banget. Pas gue sms dia yang ada langsung panik n ampe telp gue nanya keadaan gue gimana.. Tq banget yah say. Loe emang temen gue yang perhatian.. Hehe… Besoknya juga gue denger dari temen Gereja kalo rumah yang kebakar ada 40 rumah Thanks God Gereja n Romo-Romo juga gapapa.. Kemaren itu semua Romo n umat yang cowok pada Bantu padamin kebakarannya.. Ada yang ngambil dari kali, n terakhir pada ambil dari Gereja. Kata temen si jam setengah 2 pagi mobil pemadamnya baru pada pulang.. Duh lagi-lagi kebakaran, moga-moga kedepannya kita bisa lebih hati-hati deh

Oh iya ternyata hape gue ada bad pixelnya.. 1 titik biru. Huaaaaaaaaaaa…. Gue si binun mau ganti LCD ato ga yah… Kalo mau ganti LCD musti indent 1 bulanan.. Gue si takutnya bisa nyebar. Tapi kaya si yayank (dengan teganya…), “ Mana bisa nyebar say.. Emang kanker bisa nyebar…” Gitu.. Kejam kan dia… Kata orang teknisinya si gapapa, kalo ga ganggu mata aja.. Ga bakal bikin rusak kecuali sering jatoh… Hiksss… Gue pikir si kalo emang ga nyebar yah gapapa.. Ga ganggu banget se cuman kalo pake wallpaper warna item ato gelap jadi ada titik birunya. Cuman kecil banget si. Kalo ga diperhatiin bener bener ga keliatan. Wong pas Tanya teknisinya, dia ampe juring nyariin dimana tuh titiknya.. Huahuahuaa.. “ Mbak mana titiknya? “ Hehe.. Payah tuh matanya.. Moga-moga ga rusak deh..

Answer For U



A few question for you..


Masihkah kita harus berbuat kasih dan memaafkan seseorang yang sudah melakukan kesalahan yang sama kepada kita, 2x berturut-turut?

Masihkah kita harus melupakan dan mendengarkan jiwanya berkata disaat kita sudah mengingatkan akan kesalahannya yg terdahulu, meminta dia untuk berhenti berbuat atau berkata mengenai sesuatu yang membuat kita marah, namun keny
ataanya dia tidak mendengarkan peringatan kita ?

Masihkah...?
ato mungkin pertanyaanku lebi tepatnya,
Haruskah..?

Berikut pertanyaan dari Ibu Retha.. Kalo menurut gue HARUS.. Why?

Dasar jawaban gue diambil dari Firman yang gue percaya dengan iman adalah benar..

  1. Matius 18 : 21b-22

Ayat 21b-22 : “…Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali? Yesus berkata kepadanya: Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.”

  1. Matius 6 : 14-15

Ayat 14-15 : “ Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di Sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

  1. Doa Bapa Kami, “….Dan ampunilah kesalahan kami seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami…”
  2. Matius 7 :1-5

Ayat 1-5 : “ Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu. Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu : Biarlah aku mengeluarkan itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. Hai orang munafik, keluarkan dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu”.

  1. I Petrus 3 : 9-12

Ayat 9-12 : “ Dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi dengan sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab : Siapa yang mau mecintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya. Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada pemohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menetang orang-orang yang berbuat jahat.”

  1. I Petrus 4 :8 : “ Tetapi yang terutama : kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa”.
  2. I Korintus 13 : 4-8a

Ayat 4-8a : “ Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersuka cita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih itu tidak berkesudahan…”

  1. Yohanes 15 : 12 :” Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.”
  2. Lukas 6 :37 : “ Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamupun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.”
  3. Lukas 6 : 36 : ” Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.”
  4. Matius 5 : 5,7,8,9

Tentang Khotbah di Bukit.

Ayat 5 : “Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi”.

Ayat 7 : “Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan”.

Ayat 9 :”Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah”.

Ayat 10 : “Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga”.

  1. Matius 5 : 38 – 44

Ayat 38-44: ”Kamu telah mendengar Firman : Mata diganti mata dan gigi diganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu : Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga pipi kirimu. Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu. Kamu telah mendengar Firman : Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu : Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

  1. Markus 12 : 30-31

Ayat 30-31 : Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua adalah ialah Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama daripada kedua hukum ini.”

  1. Lukas 11 : 28 : “ Tetapi Ia berkata : Yang berbahagialah adalah mereka yang mendengarkan Firman Allah dan yang memeliharanya.”

Gue ada cerita dari Alkitab yang bagus banget maknanya…

Bacaan dari Injil Matius 18 : 23-35

“ Sebab hal kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya. Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta. Tetapi karena orang itu tidak mampu melunasi hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isterinya dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya. Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya : Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan. Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya. Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya : Bayarlah hutangmu! Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya : Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan. Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskan hutang-hutangnya. Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan segala sesuatu yang terjadi kepada Tuan mereka. Raja itu memanggil orang itu dan berkata kepadanya : Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku. Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau? Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya. Maka Bapa-Ku yang di Sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.”

So.. Dari bacaan Firman diatas kita tahu kenapa kita HARUS saling memaafkan. Bukankah Tuhan selalu memaafkan segala kesalahan kita jika kita mohon ampun dan mau bertobat? Mengapa kita sebagai manusia berkecil hati untuk saling memaafkan sesama kita?

Thursday, August 16, 2007

Temen Seperjuangan ...


Huaaaa Vivi ternyata punya kartu 3 juga.. Hehe.. Aciiikkk bisa gangguin si Vivi terus, mana sms gretong pulak.. Haha… Jangan bosen yah Vi gue gentayangin loe molo.. Hihihi.. Ceritanya lagi ngobrol ne ama Vivi, dia Tanya berapa no hape gue.. Ya uis gue kasi, yg xl ama yg 3.. Terus si Vivi kasi nomor dia juga. Pertamanya gue kaga sadar itu no 3, secara no 3 ama fren ampir mirip, kadang gue mao isi pulsa aja suka lupa.. Wakakaka… Uda getu asik ne piker gue, soalnya kalo pake 3 selain sms gretong, juga kalo isi pulsa dapet bonus pulsa buat sesame 3 150%. Jadi kalo kita isi 100rb kita dapet 150rb buat sesame 3.. Dari bulan lalu gue pusing mikirin kemana ne pulsa mau gue salurin secara temen gue jarang yang pake 3… Wah asik ternyata neng Vivi juga punya nasib yang sama ama gue…

Anyway murah banget loh telpon sesame 3.. Tadi gue telp Vivi lumayan lama, masi aja pulsa gue ada 200rb.. Wakakaka… Halah vi kaga abis-abis pulsa gue… Pokoke ga rugi d pake 3 (sambil promosi.. Cieeee….) Dijamin untung, dengan syarat punya korban yang juga pake 3 yah.. Kalo sendirian mah mo ngomong ama sapa??? Hehe….

Horeee korban bertambah!!!!!

Hav a nice weekend everybody